top of page

Rencana Saudi Menerapkan Eskalator Berjalan untuk Tawaf

Rangkaian pelaksanaan ibadah haji maupun umrah, membutuhkan modal fisik dan tenaga ekstra karena dalam pelaksanaannya ibadah tawaf setidaknya membutuhkan 3,5 kilometer untuk tujuh putaran jika dia berada dilantai dasar deket kabah, jika berada dibagian atap putaran bisa lebih jauh, maksimal bisa mencapai 2 km untuk satu putaran saja, sedangkan sai, berjalan antara safa dan marwah tujuh kali bisa memakan jarak hingga 3,15 km. total Jemaah dalam prosesi haji dimasjid haram menempuh jarak 7-10 km dan memakan waktu sekitar 2-4 jam.


Inovasi terbaru Saudi yang bergulir mengenai tawaf dengan menggunakan escalator berjalan, demikian ini harus dipertimbangkan mengenai hukum fiqih dan sebagainya, hal yang sama terjadi pada Jemaah dimekkah dalam keadaan darurat sebagaian menggunakan skuter dan kursi roda dalam pelaksanaan umrah maupun Ibadah sai dan tawaf merupakan prosesi ibadah terberat dalam haji.


Untuk memfasilitasi Jemaah haji dari seluruh dunia, Saudi sebelumnya telah melakukan pelebaran masjidil haram dan merenovasi berbagai lokasi ibadah. Hal ini dibuat untuk memudahkan Jemaah haji dalam melaksanakan prosesi ibadah.


Berkaitan dalam ini, seluruh kegiatan yang berkaiatan dengan hukum fiqih dan sebagainya itu akan menjadi kajian khusus yang mesti dikaji lebih dalam lagi, hanya saja tujuan dari inovasi ini guna memudahkan para Jemaah dalam melaksanakan haji maupun umrah.


Untuk info lebih lanjut hubungi:

Nama : bobby ahmad Habibi

Nomor telepon : 0895351199498

Judul : Rencana Saudi Menerapkan Eskalator Berjalan untuk Tawaf


45 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua
bottom of page