top of page

Tips berangkat Umroh ketika Musim Dingin


Arab Saudi adalah sebuah negara yang mempunyai dua musim, yakni musim panas dan musim dingin. Beda hal nya dengan indonesia, di Saudi sendiri perubahaan cuacanya sangat ekstrem. Saat musim panas tiba bisa mencapai 55 derajat celcius dan musim dingin sekitar 0 sampai minus 10 derajat celcius.

Ketika musim panas, kemungkinan orang Indonesia terbiasa mengalami karena di Indonesia sendiri khususnya di Jakarta . Saat musim dingin, kemungkinan jamaah umrah Indonesia sedikit kesulitan beradaptasi. Karena, musim dingin ekstrem di Saudi.

Cuaca di Saudi sendiri sangat dingin pada bulan Desember hingga Maret. Akan tetapi semua ini tidak akan menjadi persoalan serius apabila kita memahami tips ketika cuaca dingin. Adapun tips menghadapi cuaca dingin di Saudi yaitu :


1.Olahraga Teratur

Latihan fisik bisa menjadi solusi agar tubuh tetap dalam kondisi fit menghadapi perubahan cuaca ekstrem, termasuk suhu dingin. Persiapan ini sekaligus membantu fisik jamaah untuk menjalankan rangkaian ibadah umroh seperti tawaf dan sa’i, yang butuh banyak jalan kaki.

olahraga rutin sudah dilakukan minimal tiga bulan sebelum keberangkatan. Adapun Jenis olahraga nya seperti lari pagi dan sore ataupun membiasakan jalan ketika di indoesia


2. Asupan Gizi

sebelum jadwal keberangkatan, sebaiknya pola makan dan asupan gizi pun harus mulai di biasakan. Tujuannya, memastikan badan tetap bugar saat berangkat dan menjalankan ibadah umroh. Biasakan minum air yang cukup saat di Tanah Suci.

Diutamakan mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat dan protein. Pilih makanan seperti roti, nasi merah, kentang dan biji-bijian dan buah buahan


3. Membawa Jaket yang Tebal

Dalam rangkaian perjalanan umroh pada musim dingin, maka di perlukan jaket yang tebal agar ketika diluar hotel tetap hangat dan tidak sakit, karena selain udara yang dingin disini juga angin nya sangat kencang, agar terhindar juga dari masuk angin


4. Persiapkan Obat-obatan Pribadi

Obat-obatan merupakan sebuah bagian yang tidak boleh terlewatkan sebelum berangkat umrah dalam musim apapun, khusus nya musim dingin. Saat mengantisipasi cuaca ekstrem apalagi dingin, obat-obatan ini menjadi lebih penting disiapkan.Tidak segan berkonsultasi dengan dokter mengenai persiapan medis menjelang berangkat ke Tanah Suci. Catat, persiapan obat tidak hanya diperlukan para pengidap penyakit berat.


Nama: Hilmi Prayuda

Hisar Global Hijaz

11 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page